Peluang Usaha Ternak dengan Modal Kecil yang Menguntungkan

Peluang Usaha Ternak dengan Modal Kecil yang Menguntungkan -- Ternak Menguntungkan Di Lahan Sempit, Ternak Paling Cepat, Usaha Ternak Mengntungkan, Ternak Paling Mudah Dan Menghasilkan, Ternak Yang Menguntungkan Dalam Waktu Singkat, Usaha Ternak Yang Menjanjikan Di Masa Depan, Bisnis Ternak Hewan Paling Menguntungkan Dengan Modal Kecil, Ternak Menguntungkan Modal Kecil, Bisnis Ternak yang Mudah Dijalankan, Laris dan Untung Berlipat.


Peluang usaha terdiri dari dua kata yaitu "peluang" dan "usaha". Peluang dalam bahasa Inggris di sebut dengan opportunity yang memiliki arti sesuai dengan KBBI adalah kesempatan. Secara sederhana peluang diartikan sebagai kesempatan muncul atau terjadi pada satu peristiwa. 

Sementara itu, usaha memiliki pengertian berbagai daya untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Dalam bahasa sederhana bahwa usaha merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh seseorang untuk mendapatkan apa yang diinginkan, atau dapat juga dikatakan bahwa usaha adalah kegiatan di bidang perdagangan yang dilakukan dengan maksud mendapatkan untung.

Sehingga secara terminologis pengertian peluang usaha adalah kesempatan yang dapat dimanfaatkan seseorang untuk mendapatkan apa yang diinginkannya (keuntungan - kekayaan - uang) dengan memanfaatkan berbagai faktor, baik faktor eksternal maupun  faktor internal. 

Jadi, secara singkat bahwa peluang usaha merupakan kesempatan / waktu yang tepat untuk mengambil / melakukan tindakan yang bisa mendatangkan keuntungan.

Banyak sekali macam-macam peluang usaha yang bisa diambil dan dilakukan oleh sesorang di dunia ini, diantaranya yaitu peluang usaha makanan, peluang usaha minuman, peluang usaha online, peluang usaha bidang jasa, peluang usaha rumahan, peluang usaha ternak, dan lain sebagainya.

Di antara peluang-peluang usaha di atas, satu yang menjadi topik bahasan kita kali ini yaitu peluang usaha ternak. Adapun judul selengkapnya dari topik kita yaitu Peluang Usaha Ternak dengan Modal Kecil yang Menguntungkan.

Beternak dalam bahasa sederhananya yaitu memelihara dan mengembangbiakkan binatang seperti ayam, kambing, kerbau, burung, dan lain-lain.

Usaha beternak ini dapat dilakukan oleh siapa saja, khususnya yang memiliki salah satu atau beberapa kriteria berikut :
  • Hobi
  • Modal
  • Keinginan

Bagi anda yang memiliki hobi memelihara hewan seperti burung, ayam, atau yang lainnya, tentu saja dalam melakukan pemeliharaan bukanlah hal yang sulit. Anda tentu sudah terbiasa dan tidak ada beban yang menggangu untuk melakukannya. Jadi, itu semua menyenangkan bahkan dapat memberikan kepuasan tersendiri dan sekaligus sebagai obat penghilang capek / stress.

Selanjutnya yaitu bagi anda yang memiliki modal, anda bisa menjalankan usaha ternak ini sendiri atau dengan mempekerjakan karyawan. Turun tangan sendiri dapat memberikan pengalaman lebih dibandingkan dengan usaha yang dijalankan oleh karyawan. Namun mungkin karena suatu kesibukan yang anda jalankan di bidang lainnya, maka lebih baik usaha ternak ini dijalankan oleh karyawan.

Yang ketiga yaitu bagi anda yang memiliki keinginan. Keinginan kuat yang ada dalam diri anda akan mendorong anda untuk terus bergerak hingga terbukanya usaha ternak. Entah modalnya dari minjam dari koperasi, dari bank, atau dari sumber lainnya. Yang terpenting usaha ternak tersebut dapat dimulai dan dijalankan. Namun jangan lupa untuk memperkiraan perghasilan yang didapat dan diperkirakan juga untuk pembayaran biaya bulanan jika meminjam uang modal dari koperasi atau bank.

Untuk membuka usaha ternak, tidak semuanya memerlukan modal yang besar. Ada usaha ternak yang dapat dibuka dan dijalankan dengan modal yang kecil. Misalnya ternak ayam kampung, cukup membeli seekor ayam jantan dan tiga ekor ayam betina untuk dijadikan indukan. Kisaran harganya yaitu sekitar Rp. 120.000,00 untuk 1 ekor ayam jantan, dan Rp. 70.000,00 untuk 1 ekor ayam betina.

Nah, disini ada 4 point besar yang akan jadi fokus utama kita yang dimulai dari persiapan tempat, pemilihan jenis hewan ternak, pemeliharaan dan perawatan, dan pemasaran.

A. Persiapan Tempat / Lokasi Beternak

Bagi anda yang ingin menjalankan usaha ternak, maka perlu untuk menyiapkan tempat beternak yang cocok untuk calon hewan yang akan diternakkan. Misalnya beternak ayam potong di lahan yang tidak luas, maka tempat ternak yang diperlukan harus didesain sedemikian ruma agar layak untuk beternak. Kira-kira luasnya sekitar 4 meter x 8 meter, atau disesuaikan dengan tempat anda.

Setelah tempat beternaknya ada, selanjutnya buatlah kandang ternak dengan desain yang baik agar hewan-hewan yang diternak nyaman berada didalamnya. Pilih bahan-bahan pembuat kandang yang berkualitas agar kandang bisa tahan lama.

Lingkungan sekitar harus nyaman dan tidak ada yang mengganggu hewan ternak tersebut. Upayakan tempat beternaknya agak jauh dari rumah agar tidak ada bau atau sampah yang berserakan ke rumah.

Setelah semuanya siap. Selanjutnya persiapan membeli hewan ternak yang akan dipelihara dengan cara datang langsung ke agen / penjual ternak sebagai tangan pertama agar harganya lebih murah. Dengan harga yang murah, maka biaya awal yang dikeluarkan tidak begitu besar sehingga dengan dana yang minim bisa mendapatkan banyak hewan ternak.

B. Pemilihan Jenis Hewan Ternak

Untuk memilih jenis hewan ternak yang berkualitas, maka sebaiknya anda pelajari dulu seperti apa ciri-ciri hewan ternak yang berkualitas tersebut?

Car tahu informasinya di google, baca dan pahami, lalu terapkan pemahaman anda ketika anda akan membeli hewan ternak. Cocokkan ciri-ciri yang anda baca di google dengan kondisi hewan ternak yang akan dibeli. Jika ciri-cirinya cocok, berarti hewan ternak yang akan dibeli adalah hewan ternak yang berkualitas.

C. Jenis-jenis Hewan Ternak

Ada banyak sekali jenis-jenis hewan yang bisa diternak. Mulai dari hewan yang tubuhnya kecil hingga yang bertubuh besar. Contoh hewan ternak yang bertubuh kecil yaitu burung, sedangkan yang bertubuh sedang contohnya adalah kambing, dan hewan yang bertubuh besar contohnya adalah sapi.

Untuk mengetahui lebih banyak jenis-jenis hewan apa saja yang bisa diternak, langsung saja simak ulasannya di bawah ini.

1. Beternak Burung Lovebird

Burung lovebird adalah adalah salah satu burung hias yang sangat menarik warnanya. Burung ini juga pandai berkicau yang suaranya sangat indah dan menarik.

Bagi pecinta burung lovebird, menernaknya adalah hal yang sangat mengasyikkan, disamping bisa mendatangkan keuntungan.

Ada berbagai macam warna-warni burung lovebird yang harganya mahal. Burung lovebird yang dimaksud yaitu Lovebird Biola, Lovebird Biola Blue, Lovebird Biola Euwing, Lovebird Parblue, Lovebird Blorok, Lovebird Batman, Lovebird Euwing, Lovebird Albino, Lovebird Kepala Elang atau Lovebird Sable Head, Lovebird Violet, dan Lovebird Halfsider.

Kisaran harga burung-burung loverbird di atas yaitu mulai dari 1 jutaan keatas sampai puluhan juta. Anda bisa beternak jenis burung lovebird tersebut untuk bisa mendatangkan keuntungan yang besar.

Misalnya modal yang anda keluarkan untuk membeli satu pasang undukan yang harganya 2 jutaan, nanti jika sudah diternak dan anaknya netas lalu bisa makan sendiri dan dijual, misalnya anaknya 3 ekor, bisa dihargai 1 ekornya sekitar 600.000,- an. Nah, jika anak 3 maka dapat satu kali produksi hampir bisa kembali modal awalnya. Untuk produksi yang kedua kemungkinan besar modalnya sudah kembali.

Namun perlu diingat bahwa beternak burung lovbird ini butuh kesabaran. Terkadang lovebird yang sudah jodoh juga tak kunjung bertelur. Anda harus mencari tahu penyebab dan solusinya. Pelajari selengkapnya ilmu-ilmu yang berkaitan dengan beternak burung lovebird ini di internet.

2. Beternak Ayam

a. Beternak Ayam Pedaging

Ayam pedaging ini dikenal dengan nama ayam potong. Banyak sekali kebutuhan masyarakat pada ayam pedaging. Apalagi pada musim pernikahan atau khitanan, atau menjelang idul fitri dan idul adha, atau hari-hari besar lainnya.

Masyarakat membutuhkan ayam pedaging untuk dihidangkan di hari tersebut. Nah ini menjadi peluang usaha yang cocok terutama dipedesaan yang areanya luas sehingga cocok untuk beternak ayam pedaging dalam jumlah yang besar.

Bagi yang telah menjalankan usaha ternak ayam potong ini, maka bisa disuplay ke daerah lain yang membutuhkannya. Tentu saja keuntungan yang bisa didapatkan cukup besar.

Untuk mengawali usaha ternak ayam potong ini, anda bisa membeli ayam potong yang masih kecil-kecil kemudian dibesarkan dengan pemberian pakan yang tepat, atau bisa juga menetaskannya sendiri dengan mesin tetas atau lampu yang panduannya banyak dibahas di internet.

Ketika pembeli datang, layani mereka dengan baik dan juallah harga ayam dengan harga yang standar. Jangan lebih mahal dari penjual lainnya apa lagi di daerah tersebut banyak penjual ayam potong.

b. Beternak Ayam Petelur

Ayam peelur dikenal pula dengan nama ayam ras. Ayam ini akan mengeluarkan telur-telurnya setiap hari jika dalam kondisi sehat dan terawat.

Bagi anda yang ingin membuka usaha ini tentu sangat cocok sekali karena kebutuhan masyarakat pada telur sangat luar biasa. Hampir setiap hari telur dibutuhkan untuk dijadikan lauk makan, atau diolah jadi makanan lainya.

Belilah ayam-ayam yang sehat dan tidak cacat untuk dijadikan sebagai mesin petelur. Telur-telur tersebut bisa dijual ke pasar, warung terdekat, atau bahkan dipasarkan ke daerah lainnya. Keuntungannya tentu sangat besar jika beternak dalam skala besar pula.

c. Beternak Ayam Hias

Jenis ayam lainnya yang bisa diternak adalah ayam hias. Macam-macam ayam hias diantaranya yaitu Ayam Sumatra, Ayam Kate, Ayam Serama, Ayam Black Poland, Ayam cemani, Ayam Hutan, ayam batik, Ayam bekisar, Ayam Pelung, Ayan Ketawa, dan lain-lain.

Ayam hias ini cukup banyak peminatnya. Ada yang dijadikan sebagai hiasan dirumahnya yang dilihat dari warnanya dan ada pula yang suka pada bentuk tubuh, atau suaranya. Silahkan anda jalankan usaha ternak ayam yang mana saja sesuai keinginan dan kesesuaian dana anda.

d. Beternak Ayam Kampung dan Ayam Bangkok

Ayam kampung sangat dikenal di masyarakat. Hampir disetiap rumah yang ada di desa punya ayam kampung. Namun mereka bukan beternak, hanya punya saja. Beternak berbeda dengan sekedar punya. Seorang peternak akan menyediakan kandang yang bagus, makanan yang berkualitas, memilih indukan yang berkualitas pula, dan lain-lain yang semuanya dipertimbangkan dengan baik.

Bagi anda yang ingin beternak ayam kampung, maka perlu area yang cukup luas sebagai tempat ayam-ayam berjalan-jalan. Beli indukan yang berkualitas dan jalankan usaha ini.

Selain ayam kampung, ada pula ayam bangkok yang juga hampir sama pemeliharaannya dengan ayam kampung. Ayam bangkok juga mudah untuk diternak.

3. Beternak Bebek

Ada dua kategori dalam beternak bebek yaitu beternak bebek untuk diambil telurnya dan beternak bebek untuk dijual sebagai pedaging. Tentu saja berbeda antara bebek untuk petelur dan bebek untuk pedagin. Bebek untuk petelur adalah bebek-bebek dewasa. Sedangkan bebek untuk pedaging adalah bebek-bebek usia remaja.

a. Beternak Bebek Petelur

Beternak bebek petelur perlu diperhatikan kualitas makanan yang diberikan dan lokasi kebersihan kandang. Untuk menjalankan usaha ini, anda bisa membeli bebek petelur yang berkualitas agar bisa bertelur terus setiap hari.

b. Beternak Bebek Pedaging

Bebek pedaging biasanya dijadikan sebagai bebek goreng yang dijual dipinggir-pinggir jalan pada malam hari. Itulah target tempat penjualan bebek pedaging. Selain itu, rumah makan juga membutuhkan bebek pedaging untuk disajikan pada penikmat makanan.

Biasanya bebek-bebek yang dijual berusia muda, sekitar 3 hingga 4 bulan. Di usia segitu, daging bebek terasa lembut dan nikmat sehingga mudah untuk dihidangkan pada penikmat makanan.

Anda bisa memulai usaha ini dengan membeli anakan bebek yang masik kecil. Kemudian pelihara hingga seusia itu dan kemudian jual. Dengan modal yang tidak begitu besar bisa mendatangkan keuntungan yang luar biasa.

4. Beternak Kambing

Kambiig adalah salah satu hewan yang cukup mudah untuk diternak. Kandang yang memadai dna permberian pakan yang tepat akan memudahkan kambing berkembangbiak.

Belilah indukan yang sehat, besar, kuat, dan tak ada cacat ditubuhnya. Beli indukan jantan 1 ekor dan betina cukup 2 ekor. Kisaran harganya untuk jantan yaitu 2 jutaan dan betina sekitar betina sekitar 1 jutaan. Untuk 1 jantan dan 2 betina jadi modalnya sekitar 5 jutaan.

Dengan modal 5 jutaan, nanti jika dua indukan betina melahirkan 4 ekor anak dam waktu sekitar 6 bulan sekali, dsekitar waktu 6 bulan sekali indukan betina akan meahirkan anak-anaknya. Rata-rata ananya 2 ekor. Ketika anaknya sudah besar, maka bisa dijual . Jualah pas menjelang idul adha, itu harga kambing lagi mahal.

5. Beternak Sapi

Sapi adalah salah satu jenis hewan mamalia. Hewan ini sangat mudah untuk dijumpai khususnya di daerah pedesaan. Masyarakat desa banyak memelihara sapi salah satunya karena mudahnya mendapatkan makanan untuk hewan tersebut.

Bagi anda yang ingin beternak sapi. maka diawali dengan membeli sapi anakan agar harga terjangkau. Pelihara dalam beberapa bulan, minimal sekitar 6 bulan, lalu jual.

Modal awal yang dikeluarkan untuk membeli sapi anakan yang sudah besar sekitar 6 juta, sedangkan harga jual nantinya bisa mencapai 10 jutaan. Pelajari ilmu-ilmu tentang ternak sapi agar keuntungan besar bisa didapatkan.

6. Budidaya Kroto

Kroto adalah salah satu makanan yang sangat disukai dan penting bagi burung kicau. Dengan diberi kroto, maka burung kicau akan semakin merdu suaranya.

Harga kroto cukup mahal yang bisa mencapai 100 ribu perkilogram. Untuk memulai usaha ini tentu anda harus mempelajari terlebih dahulu teknik-tekniknya agar telur-telur kroto yang dihasilkan berjumlah banyak setiap harinya. Anda dapat membaca informasinya di internet.

7. Budidaya Jangkrik

Jangkrik juga merupakan salah satu makanan bagi burung kicau. Semakin banyaknya burung kicau ssaat ini semakin membuat stok kebutuhan jangkrik meningkat. Nah ini adalah peluang yang baik bagi anda yang ingin menjalankan usaha budidaya jangkrik.

Anda dapat memulai usaha ini dengan membeli telur-telur jangkrik berkualitas untuk ditetaskan sendiri di lokasi yang telah anda siapkan. Telur-telur tersebut disebarkan pada kotak yang telah disiapkan. Setelah sekitar 3 hari, telur jangkrik akan menetak menjadi bayi-bayi jangkrik. Beri maka jangrik-jangkrik kecil tersebut hingga besar (siap dijual). Makanannya tentu saja berbeda antara jangkrik kecil dengan dewasa. Jadi pelajari dulu ilmu-ilmunya.

8. Dan lain-lain

Selain beternak jenis-jenis hewan di atas, masih banyak lagi jenis hewan lainnya yang bisa diternak, seperti ternak marmut, budidaya Ikan lele, budidaya ikan nila, budidaya ikan patin, budidaya ikan mas, bididaya ikan gabus, budidaya ikan hias, dan lain-lain

III. Pemeliharaan dan Perawatan

Hewan-hewan yang telah anda beli untuk diternak tersebut harus dipelihara dan dirawat dengan sebaik mungkin. Pemeliharaan dan perawatan difokuskan pada makanan, minuman, dan kebersihan kandang, serta kesehatan hewan.

Perawatan yang dapat dilakukan berupa membersihkan kandang untuk ternak sapi, kambing, ayam, dan burung. Kandang-kandang tersebut harus rutin dibersihkan setiap saat agar terhindar dari bau yang dapat menyebabkan datangnya penyakit.

Selain itu, pemberian pakan yang berkualitas juga harus diberikan. Waktu pemberian pakan juga harus dijadwalkan agar hewan-hewan ternak berkecukupan memenuhi makannya sehingga bisa sehat terus. Air minum juga harus diperhatikan. Jangan memberikan air minum yang kotor.

Jika ada hewan yang sakit, maka rawatlah dengan baik sampai sembuh. Itu sebagai bentuk kepedulian pemilih terhadap hewan ternaknya. Perlakukan hewan-hewan tersebut dengan baik.

IV. Pemasaran

Pada tahap pemasaran, artinya semua hewan yang diternak / dibudidayakan siap untuk dijual. Anda dapat menjualnya langsung di pasar, atau menjual sendiri di rumah, atau melalui agen terkenal.

Perhitungkan biaya pembelian awal, biaya pemeliharaan, dan biaya lainnya yang telah dikeluarkan. Hitung secara rinci lalu jualah hewan ternak tersebut dengan harga yang pantas atau sesuai pasaran pada umumnya di daerah tersebut.

Dengan semua proses yang anda lakukan dari awal hingga penjualan in. Tentunya anda telah memilih pengalaman baru yang sangat berguna untuk dijadikan pedoman untuk memulai usaha kembali pada periode kedua dan periode berikutnya.

Dengan perhitungan dan cara beternak yang baik, usaha yang anda jalankan akan mendatangkan keuntungan besar sesuai yang anda inginkan.


Itulah penjelasan dari admin mengenai Peluang Usaha Ternak dengan Modal Kecil yang Menguntungkan. Semoga penjelasan di atas dapat memberikan inspirasi bagi anda untuk memulai usaha ternak. Trima kasih atas waktu yang anda luangkan. Semoga anda sukses dengan usaha anda.